BP77 adalah singkatan dari "Buku Pegangan 1977", yang merupakan dokumen resmi untuk sistem perhitungan biaya pekerjaan konstruksi di Indonesia. Dokumen ini ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan Umum pada tahun 1977 dan telah menjadi acuan utama bagi industri konstruksi nasional.
Apa itu Buku Pegangan BP77?
Buku Pegangan BP77 adalah instrumen yang digunakan untuk menghitung biaya pekerjaan konstruksi, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan pemeriksaan. Dokumen ini mencakup standar harga bahan bangunan, kebutuhan tenaga kerja, metode komputasi biaya, serta persyaratan lainnya untuk memastikan ketepatan dan efisiensi proyek.
Bagaimana BP77 digunakan?
BP77 digunakan sebagai referensi utama dalam perencanaan dan pelaksanaan situs resmi konstruksi. Dalam proses perhitungan biaya, pengguna harus mengikuti prosedur yang tertulis dalam buku tersebut. Dokumen ini juga berisi pedoman untuk klasifikasi biaya pekerjaan, metode harga bahan bangunan, serta aturan-aturan lainnya.
Klasifikasi Biaya Pekerjaan menurut BP77
BP77 membagi biaya pekerjaan menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Biaya Bahan Bangunan : mencakup semua jenis material yang digunakan dalam proyek.
- Biaya Tenaga Kerja : mencakup gaji atau upah pekerja yang terlibat langsung dalam pelaksanaan konstruksi.
- Biaya Peralatan dan Mesin : menghitung penggunaan mesin-mesin berat seperti crane, bulldozer, dan lain-lain.
Persyaratan Biaya Konstruksi menurut BP77
BP77 mensyaratkan bahwa perencana konstruksi harus melakukan perhitungan biaya yang akurat. Berikut beberapa hal yang harus dipenuhi:
- Klasifikasi Pekerjaan : setiap jenis pekerjaan harus dikategorikan dengan baik.
- Penggunaan Data Harga Bahan Bangunan : harga bahan bangunan harus didapat dari sumber resmi dan paling akurat mungkin.
- Perhitungan Biaya Tenaga Kerja : gaji atau upah pekerja yang diberikan tidak boleh melebihi ketentuan maksimal.
Contoh Contoh Perhitungan Menurut BP77
Untuk mempermudahkan pemahaman, berikut beberapa contoh perhitungan biaya pekerjaan menurut BP77:
- Perencana Konstruksi
- Pengguna Bahan Bangunan : Pada sebuah proyek pembangunan Gedung A di Jakarta, perlu digunakan 10 ton besi hollow dengan harga Rp5.500/kg dan 8 ton baja profil dengan harga Rp4.800/kg.
- Tenaga Kerja : Jumlah pekerja yang bekerja adalah 20 orang dengan upah harian Rp250.000/orang.
Keterbatasan BP77
BP77 memiliki beberapa keterbatasan, seperti:
- Dokumen Yang Tidak Terupdate
- Persyaratan Yg Sering Direvisi
Saran dan Rekomendasi
Meskipun BP77 telah digunakan selama ini untuk keperluan perencanaan proyek pembangunan Gedung, namun diharapkan dengan adanya regulasi baru akan ada kemampuan untuk mendapatkan data yang lebih lengkap dan akurat sehingga perhitungan biaya pekerjaannya juga dapat diperbaiki.
Baca Juga:
-
Pemasaran: Teori dan Praktik
-
Sistem Informasi Berbasis Web Untuk Mengelola Data Konstruksi